PELATIHAN PEMBUATAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DARI LIMBAH RUMAH TANGGA SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA MAKARTI TAMA
DOI:
https://doi.org/10.23960/jsi.v5i2.85Abstract
Mikroorganisme lokal (MOL) merupakan sekumpulan mikroorganisme yang biasanya dibudidayakan serta dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sesuai dengan konsep ”zero water” yang memiliki tujuan untuk mengurangi produksi sampah serta memanfaatkannya kembali dalam kehidupan sehari-hari. Mikroorganisme lokal memiliki banyak manfaat di bidang pertanian. Manfaat penggunaan mikroorganisme lokal adalah sebagai “starter” pengomposan organik, pupuk organik cair (POC), dan juga sebagai bioinsektisida alami yang ramah lingkungan karena tidak membunuh organisme non target yang berperan penting bagi kesuburan tanah. Penelitian ini dilakukan di Desa Makartitama, Kecamatan Gedung Aji baru, Kabupaten Tulang Bawang. Hal ini sesuai dengan mata pencaharian penduduk desa yang sebagian besar memiliki lahan perkebunan. Proses produksi yang relatif mudah dan murah dapat menjadi salah satu langkah alternatif bagi penduduk sekitar bagi penyediaan pupuk. Hasil yang diperoleh dari kegiatan yang telah dilakukan adalah adanya pemanfaatan limbah organik dengan proses fermentasi dapat menghasilkan mikroorganisme lokal yang bermanfaat bagi penduduk sekitar. Akan tetapi proses produksi dalam jumlah besar menjadi salah satu hambatan yang dihadapi oleh penduduk, maka dari itu mikroorganisme lokal ini tidak dapat dijadikan sebagai pupuk utama, akan tetapi dapat digunakan sebagai salah satu langkah alternatif penyediaan pupuk.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Sinergi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








