PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SANTRI DALAM PERTANIAN DENGAN BUDIDAYA SAYUR BERBASIS HIDROPONIK SEDERHANA

Authors

  • Oki Ardiansyah Mahasiswa KKN Periode II 2021 Universitas Lampung
  • Heni Erlita Sari Mahasiswa KKN Periode II 2021 Universitas Lampung
  • Tausiyarji Tausiyarji Mahasiswa KKN Periode II 2021 Universitas Lampung
  • Rinaldo Adi Pratama Program Studi Pendidikan Sejarah/Jurusan P. IPS/FKIP, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jsi.v6i2.97

Abstract

Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanah, melainkan menggunakan air sebagai media tanamnya. Keuntungan hidroponik adalah tidak memerlukan lahan yang luas, mudah dalam perawatan, dan memiliki nilai jual yang tinggi. Sedangkan kelemahan hidroponik adalah memerlukan biaya yang mahal serta membutuhkan keterampilan khusus. Jenis hidroponik yang digunakan sebagai program kerja ini adalah Sistem Wick dengan memanfaatkan kapilaritas air. Hal ini karena Sistem Wick sangat tepat digunakan bagi pemula karena prinsipnya yang mendasar, biaya yang relatif murah dibandingkan sistem yang lainnya, tidak perlu perawatan khusus, dan efisiensi waktu. Sebagai seorang santriwati di pondok pesantren, tentunya mengajarkan untuk menjadi pribadi yang mandiri, memiliki jiwa berwirausaha tinggi, serta berinovasi dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar. Namun, hal tersebut belum sepenuhnya terealisasi. Oleh karena itu, untuk menunjang kreativitas santri, maka dilakukan pelatihan dan praktik langsung budidaya sayur dengan media hidroponik sederhana serta mampu dilanjutkan untuk menunjang perekonomian dan sebagai sumber pemasukan bagi pesantren.

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Ardiansyah, O., Sari, H. E. ., Tausiyarji, T., & Pratama, R. A. (2025). PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SANTRI DALAM PERTANIAN DENGAN BUDIDAYA SAYUR BERBASIS HIDROPONIK SEDERHANA . Jurnal Sinergi, 6(2), 74–82. https://doi.org/10.23960/jsi.v6i2.97